Ini tentang sbuah bola yg diciptakan memiliki hati yg bs trsenyum yg bs mndgar, dan prasaan, dan akal, dan otak!
Lelah penatnya..
"Kapan semua ini brakhir???" (dalam hatinya)
Bola ini trus menggelinding dan mnjadi plampiasan dua pihak..
Hari ini ditangkap dan dibuat main seekor anjing.. Besoknya ditangkap dan dimainkan seekor kucing..
Hari ini siap dengerin anjing mnggonggong.. Besoknya dengerin kucing mengeong.. Trus aja jadi rebutan mereka..
Dan dia hanya bisa diam.. Meskipun dalam hatinya dia ingin mluapkan..tp sayangnya dia gak punya mata untuk menangis dan mulut dan pita suara untuk menjerit!
Mereka tau, mereka tau kok klo bola ini punya perasaan.. Dan karena itu, tidakkah mereka sadar untuk sedikit aja jaga prasaan ini bola?
Tiap hari tiap menit saling adu suara .
Tiap hari tiap menit selalu ngurus ego masing-masing .
Dan tinggal bola kecil ini yang coba bertahan bwt semuanya..
Terkadang bola kecil berpikir :
"Apa yang harus aku lakukan? Si kucing tampak sangat lemah..haruskah aku berada di pihaknya? Tp sebenarnya si anjing walaupun terlihat keras dan kejam dia juga sedang hancur hanya saja dia masih bisa menahan air matanya.."
Bola ini bukan orang hebat .
Bola ini bukan psikolog yang bisa nyelesaiin masalah .
Dan Bola ini bukan malaikat yang bisa terus tersenyum dan membuat segalanya baik-baik saja dan akan membaik dan akan membuat semua makhluk di dunia jadi ngerasa damai, tentram, aman..
Bola kecil ini bukan mereka..
Yah.. Bola itu klo terus dipakai main dilempar sana lempar sini banting sana banting sini suatu saat bakal menyusut..
Yah memang sih, saat itu juga mereka berusaha bangunkan bola ini lagi.. Tiup bola ini lagi sampai mengembang lagi..terus dimainkan lagi dan bola bakal nyusut lagi tiup lagi nyusut lagi dan begitu seterusnya..
Tapi hati-hatilah bagi pemiliknya.. Suatu saat nanti, bola ini bakal terluka mengenai benda tajam dan dia tidak akan bisa kembali lagi meskipun seribu kali kalian berusaha buat tambal bagian yang trluka itu..
dan saat itu juga.. yang ada hanya penyesalan..
Introver
9 tahun yang lalu


0 komentar:
Posting Komentar