Kututup semuanya..
Kututup pintu kamarku..
Kututup semua ventilasi kamarku..
Kututup telinga dengan earphone dan pasang volume lagu sekencang-kencangnya..
Kututup mata sampai aku mati rasa kalau perlu..
Kututup semuanya,
Aku berharap otak ini juga menutup semua celahnya biar kekacauan di luar sana gak bisa masuk dan menyebrangi sinapsis dalam otak ini .
Dan ku bawa roh ini sejauh mungkin menembus langit-langit yang mendung, ke sebuah taman yang penuh dengan kurcaci-kurcaci, penuh dengan air murni dan segar, udaranya sejuk, banyak bunga-bunga indah yang mengelilingiku dan dedaunannya yang hijau..
Dan kurcaci-kurcaci dan kupu-kupu di taman ini mengajakku main tanpa henti.. dan membuatku tertawa..
Berharap hilang ingatan dan gak bisa denger apa yang lagi terjadi di luar sana..
Dan berharap ketika aku kembali, ketika aku buka semua ventilasiku maka awan gelap itu telah berubah jadi awan yang cerah dan putih seputih kapas yang mewarnai langit biru yang indah .
Nyatanya awan gelap itu berhasil menjadi partikel-partikel yg menyelundup ke dalam otakku !
Nyatanya awan gelap itu tidak juga kunjung cerah !
Aku lelah !
Aku lelah buat dengar semuanya..
Aku lelah buat lihat semua kebusukan !
Aku lelah buat ngehadapin semuanya !
Allah, knapa kau beri partikel-partikel ini kepadaku??
Apakah ini peringatanMu kpadaku agar aku bisa lebih dewasa??
Sometimes, I wanna be someone else..
Introver
9 tahun yang lalu


0 komentar:
Posting Komentar